Dua Lalat di Cangkir Kopi

Puisi Normantis

dua lalat di cangkir kopiDUA LALAT DI CANGKIR KOPI 

Cobalah tengok dua lalat
yang mengambang di cangkir kopiku,
lalu telaah
mengapa mereka mati,
sia-siakah atau tak sekedar mati?

Akan ada banyak versi
hanya untuk menggambarkan kematian lalat
dalam secangkir kopi.

Ada kisah perkenalan lalat muda mudi
di seberang bibir cangkir.
Yang jantan malu-malu mencuri pandang
salah tingkah saat betina membalas pandang.
Lalu yang jantan bertinggah hingga tergelincir.
Betina ingin menyelamatkannya
namun keduanya tenggelam,
sebelum sempat bertanya siapa namanya
dan adakah harapan untuk sebuah cinta.

Ada kisah tentang dua lalat tua
yang beradu filosofia
duduk santai di bibir cangkir
sembari mencicipi pahit butiran ampas kopi.
Lalu mereka tiba pada sebuah topik:
apakah kematian itu nyata?
Keduanya beradu argumentasi
dan menantang untuk menceburkan diri,
menguji hal kematian yang masih sekedar wacana,
bisa salah dan bisa benar.
Keduanya terjun,
lalu mati,
sebelum sempat berkata:
ternyata benar
mati itu nyata.

Cobalah tengok dua lalat
yang mengambang di cangkir…

View original post 37 more words

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s