Pertapa Dan Tuhan

Puisi Normantis

pertapa dan tuhanPERTAPA DAN TUHANNYA

Dalam sebuah gua,
seorang pertapa berkata
dalam renungannya:
Tuhan,
Kau memelukku tanpa pelukan.
Kau menciumku tanpa ciuman.
Kau mengusap airmataku tanpa tangan.
Kau bicara padaku tanpa ucapan lisan.
Kau menghampiriku tanpa perwujudan.
Lalu bagaimanakah aku membuktikan
kepada semua kawan
bahwa Kau ada, Tuhan?

Pertapa itu terdiam
dalam sunyi yang mencekam.
Tak berapa lama,
ia mendengar suara goresan
pada dinding gua.
Terlihat di sana sebuah tulisan:
“Kau tak perlu menjadi Front Pembukti Keberadaan Tuhan.
Cukuplah kau beriman.”

Bekasi, 22 Juli 2013
Norman Adi Satria


Puisi Normantis kini telah tersedia di Google Play Store.

Silakan download dan install secara gratisdisini 


View original post

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s