Puisi Idul Fitri

Puisi Normantis

puisi idul fitriPUISI IDUL FITRI

Tabuhan bedug
hanyalah onomatope
dari degup jantung,
getar yang seirama.

Takbir tidak terlahir
dari bibir,
dia anak-anak jiwa
yang tak berhenti berzikir.

Maaf adalah perbuatan kasih
dalam rupa pisau.
Namun pisau yang mengiris
belenggu anyaman luka.
Bagai pisau yang mengiris kupat
demi mengeluarkan isi putihnya.
Seputih batin kita
yang kembali fitri di ini hari.

Bekasi, 8 Agustus 2013
Norman Adi Satria


Puisi Normantis kini telah tersedia di Google Play Store.

Silakan download dan install secara gratisdisini 


View original post

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s