Ray dan Jupri

Puisi Normantis

ray dan jupriRAY DAN JUPRI

Ucapan cinta takkan pernah salah
semakin memperkukuh Ray
untuk mencintai sesama jenis:
lelaki.

Ray dan pasangannya
tak bisa dibilang banci
dari segi penampilan
maupun gayanya.
Mereka gay
dan saling mencintai.

Mereka pertama bertemu
dalam sebuah pembangunan gedung.
Ray mengaduk semen
dan kekasihnya mengayak pasir.
Mata mereka pertama bertemu
ketika pasir itu
menyatu di dalam semen,
dan saling mencuri pandang
ketika mengaduk adonan.

Tiada satupun orang mengira
kehidupan pekerja bangunan
yang begitu berat dan kasar itu
membawa kisah cinta rumit
antara dua lelaki kekar
yang kulitnya legam terbakar matahari.

Ray dan kekasihnya
membuat janji
bahwa hubungan mereka
akan selengket semen dan pasir,
dan cinta sebagai pondasi.
Mereka menjadikan bangunan yang mereka buat bersama
sebagai saksi.
Dan mereka menorehkan nama
di dinding :
Ray dan Jupri.

Hubungan yang lama terpendam
akhirnya mencuat ke permukaan.
Ray dan Jupri
ketahuan menjalin asmara terlarang
oleh mandor bangunan.
Sang mandor begitu jijik dengan…

View original post 85 more words

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s