Udara dan Puisi

Puisi Normantis

buku

Apalah gunanya puisi yang tak terbaca
Itu bagai udara yang tak terhirup
Mencari-cari ruang hampa untuk disusupi
Namun semua pintu terlanjur ditutup

Kau telah memahami isi dari udara
Karbon, oksigen, nitrogen, dan lainnya
Namun hidungmu tak diciptakan untuk memilih salah satunya saja
Itu tugas paru-parumu yang bekerja tanpa kau sengaja

Kau takkan memahami isi puisi
Bila kau tak mau membaca
Dan membuka pintu hati

(Bekasi, 16 Desember 2012)
Norman Adi Satria

View original post

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s