Lahirnya Penyair

Dulu Ayah pernah bilang
Ada papan tulis yang lebih besar
ketimbang yang ada di kelasku
Yaitu langit malam

Puisi Normantis

sky

Dulu Ayah pernah bilang
Ada papan tulis yang lebih besar
ketimbang yang ada di kelasku
Yaitu langit malam

Menjelang senja Ayah mengajakku ke taman
Membawa sekotak kapur dan sebuah penghapus
Disuruhnya aku menuliskan kata
Di sela berjuta koma berbentuk bintang
Dan sebuah titik berbentuk rembulan

Di gugus Sagitarius
Ayah menuliskan judul : “AKU”
Kemudian memberikan sebatang kapur padaku untuk melanjutkan
Kutulis:
“Aku binatang jalang, dari kumpulannya yang terbuang”
Ayah segera menghapus dan menggantinya:
“Aku bukan binatang jalang, dan aku bukan kumpulan Chairil Anwar.
Aku diriku sendiri.”

Di dekat Kejora Ayah menulis judul lagi : “KAU”
Lalu aku lanjutkan :
“Kau Ayahku, bukan ayah Chairil Anwar.”
Ayah tersenyum dan bilang :
“Kau penyairku..”

(Bekasi, 4 Januari 2013)
Norman Adi Satria

View original post

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s