Akhiran -WAN

Belakangan
Sang Perawan memergoki Sang Hartawan
Selingkuh dengan seorang Polwan
Berkaraoke bersama menyanyi lagu Balawan

Hancurlah perasaan Sang Perawan
Baginya perbuatan selingkuh tak ubahnya seperti hewan
Ia ingin menceburkan diri ke dalam Sungai Bengawan

Puisi Normantis

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Seorang perawan
Jatuh cinta kepada seorang hartawan
Hatinya telah tertawan
Oleh paras lelaki yang rupawan

Tak disadari ia telah menyakiti seorang Pedagang Bakwan
Yang ia jumpai ketika sowan di rumah Pak Wawan

Pedagang Bakwan itu memendam perasaan
Yang hanya dapat ia sampaikan kepada awan
Awan, adalah satu-satunya sahabat yang setia kawan
Menutupinya dari panas mentari ketika berjualan bakwan

Pedagang bakwan bukanlah wartawan
Yang bisa melukiskan peristiwa maupun isi hatinya sendiri

Tak bisa ia melukiskan sakitnya hatinya, apalagi melawan
Ketika melihat Sang Perawan bercumbu di tepi Sungai Bengawan
Sang Hartawan merayunya bak seorang Sastrawan

Belakangan
Sang Perawan memergoki Sang Hartawan
Selingkuh dengan seorang Polwan
Berkaraoke bersama menyanyi lagu Balawan

Hancurlah perasaan Sang Perawan
Baginya perbuatan selingkuh tak ubahnya seperti hewan
Ia ingin menceburkan diri ke dalam Sungai Bengawan

Untung segera datang Si Pedagang Bakwan
Ia menarik tangan Sang Perawan, keluar dari tepi Sungai Bengawan

Di situlah pertama kali mereka saling mengenal…

View original post 16 more words

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s