Aku, Kamu, Pasir, dan Waktu

Akulah penulis keheningan
di antara hiruk pikuk Ibu Kota

parasku akan berubah
mengikuti waktu
namun karyaku takkan terjamah perubahan dan waktu

Puisi Normantis

pasir 2

Jika aku berhenti bersastra
pasir-pasir itu akan bercerita tentang karyaku

namun kau takkan mendengarnya dengan telinga
kecuali kau pernah belajar bahasa pasir
sayangnya pasir tak pernah berbahasa

Akulah penulis keheningan
di antara hiruk pikuk Ibu Kota

parasku akan berubah
mengikuti waktu
namun karyaku takkan terjamah perubahan dan waktu

karena karyaku adalah perubahan itu sendiri
yang telah mengurung waktu di dalamnya

(Cikarang, 1 Desember 2008)
Norman Adi Satria

View original post

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s